Emak-emak Panipahan Lawan Narkoba, Tempuh Jarak Jauh Demi Aksi
- Minggu, 26 April 2026 - 10:38 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Di tengah kehidupan masyarakat Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, muncul kegelisahan yang perlahan berubah menjadi keberanian. Ancaman peredaran narkoba yang semakin nyata mendorong warga, khususnya para ibu, untuk tidak lagi tinggal diam.
Perjalanan menuju apel satuan tugas pemberantasan narkoba di Halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, bukan perkara mudah. Warga harus menempuh jarak ratusan kilometer dengan akses terbatas. Namun, kondisi tersebut justru memperkuat tekad mereka untuk menyuarakan perlawanan terhadap narkoba.
Salah satu yang hadir adalah Santi Sinaga, ibu rumah tangga yang mewakili suara perempuan di kampungnya. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen untuk menggalakkan pemberantasan narkoba.
Menurut Santi, para ibu di Panipahan menginginkan perubahan nyata. Mereka berharap lingkungan tempat tinggal kembali aman dan terbebas dari peredaran narkoba.
Ia menegaskan, warga tidak lagi ingin ada aktivitas peredaran narkoba di wilayah mereka. Upaya pemberantasan, menurutnya, harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke akar permasalahan.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Dalam keseharian, mereka mengaku kerap menyaksikan transaksi narkoba yang terjadi secara terbuka, bahkan di lingkungan yang seharusnya aman.
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap masa depan anak-anak mereka. Warga tidak ingin generasi muda menjadi korban dari peredaran narkoba yang semakin meluas.
Situasi ini mendorong para ibu untuk mengambil sikap. Mereka menilai diam hanya akan membuat ancaman semakin dekat dengan keluarga.
Di sisi lain, kehadiran aparat keamanan seperti polisi dan TNI di tengah masyarakat memberikan harapan. Kunjungan Kapolda Riau ke Panipahan juga menjadi momen bagi warga untuk menyampaikan langsung kondisi yang mereka hadapi.
Warga berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diikuti dengan langkah konkret dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya terhadap para bandar.
Bagi masyarakat Panipahan, harapan mereka sederhana, yakni menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak. Mereka ingin terbebas dari aktivitas ilegal yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Gerakan yang digelorakan para ibu ini menjadi bukti bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga lahir dari kesadaran masyarakat.(MCR)
