10 Hari Pertama Ramadan Disebut Fase Penuh Rahmat, Ini Pesan Ketua Masjid Raya Senapelan

  • Minggu, 22 Februari 2026 - 13:51 WIB
H Juli Usman - Ketua Pengurus Masjid Raya Senapelan Pekanbaru


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Memasuki 10 hari pertama Ramadan, umat Muslim berada pada fase yang dalam berbagai riwayat dikenal sebagai masa penuh rahmat. Momentum ini dinilai tepat untuk memperbanyak ibadah dan menanamkan keikhlasan dalam setiap amal.

Ketua Pengurus Masjid Raya Senapelan, H Juli Usman, menjelaskan bahwa Ramadan terbagi menjadi tiga bagian, yakni 10 hari pertama sebagai fase rahmat, 10 hari kedua sebagai fase ampunan (maghfirah), dan 10 hari terakhir sebagai fase pembebasan dari api neraka.

“Untuk 10 hari pertama Ramadan, kita diminta menunjukkan ketulusan dan keikhlasan dalam beribadah. Inilah momentum ketika pintu rahmat terbuka,” ujarnya di Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026).


Menurutnya, pintu rahmat merupakan simbol kasih sayang dan pengampunan Allah SWT kepada umat yang bersungguh-sungguh dalam beribadah. Karena itu, umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas maupun kuantitas amal selama periode ini.

Ia menekankan pentingnya menjaga salat berjamaah di masjid, baik salat fardu maupun tarawih. Selain itu, sedekah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena dapat membuka pintu keberkahan sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

“Pintu rahmat itu adalah pintu kasih sayang dan pengampunan dari Allah SWT. Maka perbanyaklah ibadah, seperti salat berjamaah dan bersedekah,” jelasnya.


Tak hanya itu, 10 hari pertama Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk semakin dekat dengan Alquran. Membaca serta mengamalkan isinya dinilai mampu menghadirkan ketenangan hati.

“Kemudian isilah hari-hari ini dengan membaca Alquran. Jangan lupa perbanyak zikir agar hati menjadi tenang dan pikiran lebih damai,” ungkapnya.

H Juli Usman juga mengingatkan bahwa pada dasarnya doa di bulan Ramadan tidak berbeda dengan hari-hari biasa. Namun, nilai lebihnya terletak pada momentum bulan yang penuh berkah.

Ia berharap umat Muslim dapat memanfaatkan fase penuh rahmat ini dengan keikhlasan dan keyakinan, sehingga merasakan limpahan rahmat serta ketenangan batin.




Baca Juga