Pemko Pekanbaru Revitalisasi 2 SDN Tahun 2026, Ini Sekolah yang Diprioritaskan

  • Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:23 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru terus melakukan pembenahan infrastruktur pendidikan untuk mendukung kenyamanan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pada tahun anggaran 2026, Pemko melalui Dinas Pendidikan menjadwalkan revitalisasi terhadap dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang dinilai membutuhkan perbaikan segera.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Syafrian Tommy, mengatakan dua sekolah yang menjadi prioritas perbaikan tahun ini yakni SDN 13 Pekanbaru dan SDN 25 Pekanbaru.

Menurut Tommy, penetapan sekolah tersebut dilakukan setelah Dinas Pendidikan melakukan pemetaan dan survei kondisi bangunan di lapangan. Hasilnya, kedua sekolah dinilai masuk kategori prioritas karena mengalami kerusakan cukup serius.


“Kami sudah menetapkan target untuk tahun ini, ada dua sekolah utama yang akan direvitalisasi secara menyeluruh, yakni SDN 13 dan SDN 25. Langkah ini diambil berdasarkan skala prioritas kerusakan bangunan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, keputusan revitalisasi dilakukan setelah tim teknis menemukan sejumlah kerusakan yang berpotensi mengganggu proses belajar mengajar sekaligus membahayakan keselamatan warga sekolah apabila tidak segera diperbaiki.

Di SDN 13 Pekanbaru, kerusakan paling parah ditemukan pada fasilitas penunjang pembelajaran siswa, terutama ruang laboratorium dan perpustakaan. Kondisi bangunan pada dua fasilitas tersebut disebut sudah tidak lagi layak digunakan secara maksimal karena mengalami kerusakan struktur.


Selain itu, revitalisasi juga akan menyasar sejumlah bagian bangunan utama lainnya. Beberapa kerusakan yang menjadi perhatian di antaranya plafon ruangan yang mulai rapuh, atap yang kerap bocor saat hujan, hingga kondisi lantai yang sudah pecah di sejumlah titik.

Tommy menegaskan, program revitalisasi ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di Kota Pekanbaru. Meski demikian, keterbatasan anggaran membuat proses perbaikan sekolah harus dilakukan secara bertahap.

“Revitalisasi ini adalah bukti kehadiran pemerintah dalam memastikan bangunan sekolah layak huni. Untuk sekolah lainnya yang juga mengalami kerusakan, kami pastikan tetap masuk dalam daftar tunggu dan akan kami benahi secara bertahap pada periode anggaran berikutnya,” pungkasnya.




Baca Juga