Kloter BTH 18 Resmi Diberangkatkan, Seluruh Jemaah Haji Riau Tuntas Menuju Tanah Suci
- Senin, 11 Mei 2026 - 11:04 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti proses pelepasan jemaah haji Kloter BTH 18 yang menjadi rombongan terakhir asal Provinsi Riau pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemerintah memastikan seluruh rangkaian pemberangkatan jemaah berjalan lancar, tertib, dan tetap mengedepankan pelayanan terbaik bagi calon tamu Allah.
Sebanyak 269 jemaah dan petugas yang tergabung dalam Kloter BTH 18 diberangkatkan dari Embarkasi Batam menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (10/5/2026) pukul 07.25 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines SV 5399. Rombongan diperkirakan tiba di Jeddah pada pukul 12.50 waktu setempat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan keberangkatan Kloter BTH 18 sekaligus menandai selesainya proses pemberangkatan seluruh jemaah haji asal Riau tahun ini.
Ia menjelaskan, pada keberangkatan gelombang kedua seluruh jemaah sudah mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi. Hal itu dilakukan karena setelah tiba di Arab Saudi, jemaah langsung melanjutkan perjalanan menuju Makkah untuk menjalankan umrah wajib.
“Dengan diberangkatkannya jemaah haji Provinsi Riau pada Kloter BTH 18 ini, maka seluruh proses pemberangkatan jemaah haji Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah resmi berakhir,” ujar Defizon, Minggu (10/5/2026).
Defizon menyebutkan, Kloter BTH 18 terdiri dari 265 jemaah haji, 1 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 3 petugas kloter. Namun, terdapat 2 jemaah beserta 1 pendamping yang harus menunda keberangkatan karena masih menjalani pemantauan kesehatan.
Selain itu, kloter ini juga menerima 9 jemaah mutasi dari sejumlah kloter sebelumnya. Rinciannya, 1 jemaah dari Kloter BTH-7 asal Indragiri Hilir, 2 jemaah dari Kloter BTH-8 asal Kuantan Singingi, serta 6 jemaah dari Kloter BTH-12 yang berasal dari Rokan Hulu dan Siak.
Hingga 10 Mei 2026, total jemaah dan petugas asal Riau yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 4.691 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.622 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah, 5 pembimbing KBIHU, dan 43 petugas kloter.
Sementara itu, masih terdapat 3 jemaah dan 1 pendamping yang menjalani perawatan di Batam sehingga keberangkatannya ditunda sementara waktu. Pemerintah memastikan para jemaah tetap mendapat pelayanan dan pendampingan maksimal. Jika kondisi kesehatan membaik dan dinyatakan layak terbang, mereka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya sebelum operasional Embarkasi Batam ditutup.
Di sisi lain, tercatat 12 orang dipulangkan ke daerah masing-masing, terdiri dari 5 jemaah sakit, 1 jemaah meninggal dunia, 1 jemaah hamil, serta 5 pendamping. Selain itu, di daerah juga tercatat 2 jemaah sakit dan 1 jemaah meninggal dunia.
Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kondisi kesehatan, menaati aturan selama berada di Arab Saudi, dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah haji.
“Kami berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke daerah dengan selamat serta memperoleh predikat haji mabrur,” tutup Defizon.(MCR)
