Infrastruktur Listrik Riau Menguat, PLN Resmikan SUTT 150 kV KID–Pakning
- Selasa, 18 November 2025 - 14:16 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PAKNING – Upaya PLN meningkatkan keandalan listrik di Provinsi Riau kembali membuahkan hasil. PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) melalui PLN UPP Sumbagteng 1 sukses melakukan energize Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kawasan Industri Dumai (KID)-Pakning pada Sabtu (15/11). Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat suplai listrik, menjaga stabilitas sistem, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Riau.
Jalur transmisi sepanjang 129,3 kilometer sirkit ini terhubung langsung ke Gardu Induk Pakning berkapasitas 60 MVA di Kabupaten Bengkalis. Infrastruktur baru ini menjadi kebutuhan mendesak guna memenuhi meningkatnya permintaan listrik, baik dari sektor industri, layanan publik, hingga rumah tangga. Dengan tambahan kapasitas tersebut, PLN dapat memberikan pasokan listrik yang lebih stabil dan andal, sehingga risiko gangguan dapat diminimalkan.
Manager PLN UPP Sumbagteng 1, Edy Roy, mengatakan keberhasilan energize ini merupakan hasil kerja keras dan koordinasi seluruh tim di lapangan.
“Kami bersyukur proses energize berlangsung aman dan sesuai rencana. Dengan beroperasinya jaringan ini, sistem kelistrikan menjadi lebih stabil. Listrik yang handal tidak hanya dirasakan pelanggan industri, tetapi juga sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, hingga usaha kecil,” ujar Edy. Ia menambahkan, dukungan kontraktor, pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan berperan besar dalam kelancaran pembangunan infrastruktur ini.
General Manager PLN UIP Sumbagteng, Hendro Prasetyawan, menegaskan bahwa SUTT 150 kV KID–Pakning dibangun sebagai penguat sistem kelistrikan Riau yang merupakan kawasan strategis industri di Sumatera.
“Pembangunan infrastruktur ini menjadi upaya PLN dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik di Riau. Jaringan ini memperkuat suplai daya untuk Kawasan Industri Dumai dan Siak, serta meningkatkan efisiensi aliran listrik agar potensi gangguan dapat ditekan,” jelas Hendro.
Ia menambahkan, proyek tersebut juga menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan sistem kelistrikan yang efisien dan berkelanjutan sejalan dengan transformasi energi nasional.
“PLN akan terus memperkuat sistem ketenagalistrikan agar pasokan energi tetap stabil dan berkualitas. Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan keandalan, tetapi turut mendorong ekonomi daerah dan membuka peluang tumbuhnya kawasan produktif,” tutupnya.
Pembangunan dan penguatan jaringan seperti SUTT 150 kV KID–Pakning juga mendukung agenda transformasi PLN untuk menghadirkan sistem kelistrikan yang adaptif dan siap memenuhi kebutuhan jangka panjang. Infrastruktur ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau serta meningkatkan pemanfaatan energi listrik bersih. PLN menekankan bahwa beroperasinya jaringan baru ini tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan serta kepercayaan pelanggan.
