Proyek SUTT 150 kV di Meranti, PLN Ajak Warga Sepakati Harga Tapak Tower
- Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:34 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, SELATPANJANG - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 3 menggelar sosialisasi dan musyawarah terkait penyampaian harga penyelesaian teknis tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Landing Point Selatpanjang.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan melibatkan unsur pemerintah serta aparat penegak hukum setempat.
Sosialisasi dilakukan dengan pendampingan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kecamatan Tebing Tinggi Barat dan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Tinggi Riau. Kehadiran para pemangku kepentingan ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum.
Dalam musyawarah tersebut, PLN menyampaikan secara terbuka mekanisme penetapan harga penyelesaian teknis tapak tower kepada masyarakat yang terdampak. Dialog berlangsung interaktif dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat guna mencapai kesepakatan bersama antara PLN dan pemilik lahan.
Team Leader Pertanahan PLN UPP Sumbagteng 3, Moh Ainun Hanafi, menegaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam proses ini. Ia menyebutkan bahwa komunikasi yang terbuka dan transparan penting agar setiap tahapan dapat dipahami masyarakat, sehingga tercapai kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan.
Sementara itu, Asisten Manajer Pertanahan dan Umum PLN UPP Sumbagteng 3, Asa Swarga, menyampaikan bahwa sinergi dengan para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proyek.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, dengan tetap memperhatikan aspek sosial serta menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi masyarakat.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PLN juga berupaya menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah proyek.
Melalui musyawarah ini, diharapkan tercipta kesepahaman bersama sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
PLN juga berharap proses penyelesaian tapak tower SUTT 150 kV ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat, sehingga mampu memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Kepulauan Meranti serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
