Pascabanjir, PLN Nyalakan Listrik di Empat Kabupaten Terberat Aceh

  • Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB
Petugas PLN ketika memperbaiki salah satu jaringan distribusi tegangan menengah yang sempat terdampak bencana di Aceh. (PT. PLN)


HALILINTARNEWS.COM, ACEH — PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 93 persen sistem kelistrikan di Aceh pascabencana banjir. Lebih dari 1,7 juta masyarakat kini kembali menikmati aliran listrik, termasuk di empat wilayah yang sebelumnya terdampak paling parah.

Empat kabupaten yang kini kembali terang tersebut meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues. Wilayah-wilayah ini sempat mengalami pemadaman total akibat dampak bencana yang merusak infrastruktur kelistrikan.

Dalam rapat terbatas saat kunjungannya ke Aceh pada Ahad (7/12), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pemulihan pasokan listrik, termasuk PLN. Presiden menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi semua lembaga, para gubernur, bupati, dan seluruh pihak di lapangan. Semua bekerja keras dalam situasi yang tidak mudah,” ujar Presiden Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden sejak awal menginstruksikan percepatan pemulihan kelistrikan di Aceh. Arahan tersebut ditindaklanjuti melalui kerja sama lintas sektoral antara PLN, pemerintah daerah, TNI, Polri, BNPB, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

“Alhamdulillah, pemulihan kelistrikan di empat kabupaten berjalan lancar. Ini bukan pekerjaan mudah, namun berkat kolaborasi yang kuat, pemulihan dapat dilakukan lebih cepat. Listrik menjadi kebutuhan krusial bagi masyarakat, terutama di masa pemulihan bencana,” kata Bahlil.


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebutkan, kehadiran Presiden Prabowo yang turun langsung ke Aceh memberikan dorongan moril besar bagi para petugas PLN di lapangan. Dukungan tersebut menambah semangat tim yang telah bekerja tanpa henti di tengah medan dan cuaca ekstrem.

“Setelah berhari-hari bekerja non stop, kehadiran Bapak Presiden menjadi penyemangat luar biasa. Alhamdulillah, progres pemulihan kelistrikan Aceh hari ini meningkat signifikan dari 81 persen menjadi 93 persen,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan Aceh seperti kondisi normal, PLN masih membutuhkan waktu sekitar 24 jam ke depan untuk proses sinkronisasi. Proses ini dilakukan agar pasokan listrik semakin stabil dan pemadaman bergilir dapat dihentikan sepenuhnya.




Baca Juga