Jaga Keandalan Listrik Sumatera, PLN Awasi Ketat Proyek PLTMG Riau Peaker

  • Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:39 WIB
GM PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) Hendro Prasetyawan foto bersama Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 1 Edy Roy Antonius Sidabutar, Assistant Manager Project Site PLTMG Riau Peaker dan CNG Plant Ahmad Affandi, Manager UPMK IV Hadiansyah Kausar serta jajaran terkait saat meninjau lokasi pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW. (PT PLN)


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera melalui pembangunan infrastruktur pembangkit strategis. Salah satunya adalah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Riau Peaker berkapasitas 200 MW yang diproyeksikan menjadi penopang utama pasokan listrik saat beban puncak di wilayah Riau dan sekitarnya.

Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng), Hendro Prasetyawan, meninjau langsung lokasi pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan progres pekerjaan tetap sesuai target waktu, standar teknis, serta memenuhi prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Dalam peninjauan tersebut, Hendro didampingi Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng 1 Edy Roy Antonius Sidabutar, Assistant Manager Project Site PLTMG Riau Peaker dan CNG Plant Ahmad Affandi, serta jajaran terkait. Hadir pula Manager UPMK IV Hadiansyah Kausar bersama tim supervisi konstruksi sebagai bentuk sinergi dan koordinasi lintas unit dalam pengendalian proyek strategis ini.


Hendro meninjau langsung kesiapan pekerjaan sipil pada sejumlah fasilitas utama dan pendukung balance of plant (BoP), mulai dari struktur bangunan utama, engine hall, bangunan tegangan menengah, ruang kontrol, hingga fasilitas pendukung lainnya yang menjadi fondasi operasional pembangkit.

Ia menegaskan bahwa kedisiplinan dalam menjaga mutu konstruksi dan penerapan aspek K3 menjadi faktor penentu keberhasilan proyek.

“Proyek pembangkit merupakan infrastruktur strategis yang tidak hanya harus selesai tepat waktu, tetapi juga wajib memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang tinggi. Ketelitian sejak tahap konstruksi akan menentukan keandalan pembangkit dalam jangka panjang,” ujar Hendro.


Menurutnya, PLTMG Riau Peaker 200 MW memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan, terutama untuk merespons lonjakan beban puncak serta mendukung pertumbuhan kebutuhan listrik di Sumatera.

Sementara itu, Edy Roy Antonius Sidabutar menjelaskan bahwa progres konstruksi berjalan sesuai kurva rencana. Pekerjaan pondasi fasilitas utama, termasuk pondasi engine sebagai komponen inti pembangkit, telah rampung dan proyek kini memasuki tahapan penting berikutnya.

“Pekerjaan pondasi engine telah selesai dan saat ini kami memasuki tahapan engine set generator on base. Ini merupakan milestone krusial dalam pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW,” jelas Edy Roy.

Ia menambahkan, pengawasan mutu serta koordinasi lintas tim terus diperkuat untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan standar keselamatan yang ditetapkan.

Melalui pembangunan PLTMG Riau Peaker 200 MW, PLN menegaskan komitmennya menghadirkan pembangkit yang andal dan responsif terhadap kebutuhan beban puncak. Dengan pengendalian proyek yang disiplin, penerapan standar mutu dan keselamatan kerja yang ketat, serta sinergi lintas unit, proyek ini diharapkan selesai sesuai target dan segera memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kualitas layanan listrik masyarakat.(rls)




Baca Juga