Semangat Kartini di RSUD Arifin Achmad, Nakes Perempuan Jadi Garda Depan Pelayanan
- Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Semangat emansipasi perempuan terasa dalam peringatan Kartini' style='color:#0078b8;font-weight:600'>Hari Kartini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Selasa (21/4/2026). Para tenaga kesehatan (nakes) terlihat aktif memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, seolah melanjutkan perjuangan kesetaraan yang diperjuangkan RA Kartini melalui karya Habis Gelap Terbitlah Terang.
Salah seorang nakes RSUD Arifin Achmad, Septriani, mengatakan bahwa semangat RA Kartini harus terus hidup dan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, khususnya perempuan di Provinsi Riau.
Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk melanjutkan perjuangan.
“Harus terus berkontribusi bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender perlu dijadikan inspirasi dalam mendorong keadilan bagi perempuan.
Perempuan, lanjutnya, perlu terus menanamkan nilai-nilai perjuangan Kartini, terutama kepada generasi muda. Selain itu, perempuan juga diharapkan terus mengembangkan diri, memperluas wawasan, serta memberikan manfaat, setidaknya bagi lingkungan sekitar.
Septriani juga menuturkan bahwa pelayanan kepada pasien menjadi prioritas utama saat dirinya bertugas di RSUD Arifin Achmad.
“Memberikan pelayanan terbaik dengan senyum dan hati yang lapang menjadi hal utama. Masalah di luar pekerjaan harus ditinggalkan, karena pasien adalah prioritas,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih, menyebutkan bahwa semangat RA Kartini mengajarkan perempuan untuk terus memperjuangkan kesetaraan tanpa melupakan perannya dalam keluarga.
Menurutnya, peran perempuan sangat dibutuhkan, termasuk dalam pelayanan kesehatan.
“Sebagai perempuan, kita tetap menjalankan peran sebagai istri dan ibu, namun juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa tenaga kesehatan perempuan mendominasi di RSUD Arifin Achmad. Hal ini menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kemampuan yang setara dengan laki-laki.
“Lebih dari setengah tenaga kesehatan di sini adalah perempuan. Ini menunjukkan bahwa perempuan Indonesia memiliki kemampuan yang tidak kalah dan mampu berkontribusi besar dalam dunia kerja, termasuk di bidang kesehatan,” tutupnya.(MCR)
