Pemprov Riau Pastikan Stok Aman, Harga Sembako Jelang Lebaran Tetap Terkendali

  • Minggu, 15 Maret 2026 - 10:48 WIB
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Taufik OH, saat melakukan operasi pasar (Media Center Riau)


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga bahan pokok di wilayah Riau secara umum terpantau stabil dan terkendali, termasuk selama bulan Ramadan.

Kondisi ini didukung oleh pasokan bahan pangan yang masih aman dari berbagai daerah serta pelaksanaan operasi pasar yang dilakukan pemerintah di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Taufik OH, mengatakan operasi pasar dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga sejumlah komoditas.


“Untuk harga bahan pokok di wilayah Riau masih stabil, dan operasi pasar yang telah kita jalani selama ini sangat membantu masyarakat,” ujar Taufik, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan, operasi pasar telah dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota di Riau, di antaranya Pekanbaru, Dumai, Kampar, Siak, dan beberapa daerah lainnya. Kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan hingga kondisi harga kembali benar-benar stabil.

Menurutnya, meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging, cabai, dan minyak goreng, kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan dan tidak mempengaruhi harga bahan pokok lainnya.


Taufik menyebutkan, harga daging saat ini masih berada di kisaran Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram, sementara daging beku masih dijual dengan harga normal. Berdasarkan data dari rumah potong hewan, kebutuhan daging harian masih terpenuhi meskipun permintaan mulai meningkat menjelang Lebaran.

Sementara itu, harga cabai saat ini berkisar antara Rp48 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Untuk minyak goreng, pihaknya menemukan sebagian pengecer menjual dengan harga hingga Rp17 ribu per liter, padahal harga yang seharusnya sekitar Rp15.700 per liter.

“Kami mengimbau pengecer agar tidak menjual di harga Rp17 ribu. Berdasarkan pantauan, ada yang menjual Rp16.500 hingga Rp17 ribu, padahal seharusnya Rp15.700,” jelasnya.

Ia menambahkan, pasokan minyak goreng premium juga masih cukup karena didukung distribusi dari Bulog.

Taufik juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying meskipun terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas.

Menurutnya, kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan merupakan hal yang biasa terjadi, namun pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga Lebaran dan setelahnya.

“Pemprov Riau akan terus menjamin ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran dan sesudah Lebaran. Jika terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan, kita akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait,” ungkapnya.(MCR)




Baca Juga