Polda Riau Tangkap 54 Pelaku Premanisme dalam 12 Hari Operasi Khusus

  • Kamis, 29 Mei 2025 - 09:21 WIB
Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo SIK MHan, memimpin ekpos pengungkapan kasus aksi premanisme, di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru, Rabu (28/5/2025). (Foto: Klikmx.com).


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Dalam waktu hanya 12 hari, Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil menangkap 54 orang yang terlibat dalam aksi premanisme dan gangguan ketertiban masyarakat. Operasi ini dilakukan sejak 15 hingga 27 Mei 2025 oleh Tim khusus bernama RAGA (Rabu Anti Geng dan Premanisme).

Pengungkapan ini diumumkan langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, di Mapolda Riau, Rabu (28/5/2025).

“Kami berkomitmen menjaga rasa aman di tengah masyarakat. Selama masih ada yang merasa tidak aman, tugas kami belum selesai,” tegas Wakapolda.


Tim RAGA, yang baru saja dibentuk, tidak hanya bergerak dengan cara menangkap pelaku, tapi juga mengedepankan pencegahan dan edukasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Operasi Polda Riau, Kombes Ino H.

“Tim ini tidak asal tangkap. Kami juga melakukan pendekatan yang bersifat mencegah sebelum bertindak. Langkah hukum adalah jalan terakhir,” jelas Kombes Ino.

Selama operasi, tim berhasil mengungkap 23 kasus premanisme yang tersebar di berbagai daerah, seperti Pekanbaru, Siak, dan Pelalawan. Para pelaku terlibat dalam pemerasan, pengancaman, penganiayaan, hingga aksi-aksi intimidasi yang meresahkan masyarakat, terutama di lokasi ramai seperti pelabuhan, pasar, dan jalan umum.


Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Asep Darmawan, menambahkan bahwa modus para pelaku beragam. Ada yang memalak sopir truk, mengancam pedagang, hingga meminta uang berkedok pungutan sampah.

“Kami mengingatkan, tidak ada tempat bagi premanisme di Riau. Siapa pun yang mencoba menakut-nakuti masyarakat, akan kami tindak tegas,” kata Kombes Asep.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah agar tidak memberikan kewenangan pengelolaan parkir atau retribusi kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan beri ruang bagi aksi premanisme terselubung. Itu sama saja membiarkan kejahatan berkembang,” tambahnya.

Polda Riau mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat dan media dalam memberikan informasi, termasuk melalui media sosial. Dukungan ini sangat penting agar keamanan di Riau terus terjaga.

Sumber:Klikmx.com




Baca Juga