Sapi Kurban Bantuan Presiden Disembelih di Masjid Raya Annur Pekanbaru
- Sabtu, 07 Juni 2025 - 14:44 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Masyarakat Riau akan menyambut Hari Raya Iduladha 2025 dengan penuh kebahagiaan. Salah satu momen istimewa tahun ini adalah penyembelihan sapi kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan dilaksanakan pada Minggu pagi (8/6/2025) di halaman Masjid Raya Annur, Pekanbaru.
Prosesi penyembelihan hewan kurban tersebut dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari distribusi bantuan hewan kurban Presiden untuk masyarakat di seluruh provinsi, termasuk Riau.
“Besok pagi, dijadwalkan pukul 08.00 WIB di Masjid Raya Annur,” ujar Plt. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau, Yan Dharmadi, M.H., kepada awak media.
Yang membuat kurban ini istimewa, sapi bantuan Presiden untuk Provinsi Riau merupakan sapi lokal unggulan dari peternak di Kabupaten Rokan Hulu, dengan bobot luar biasa mencapai 950 kilogram, nyaris satu ton.
“Kita pilih yang paling berat, bobotnya 950 kilogram. Sapi ini berasal dari peternak Rokan Hulu,” jelas Yan.
Bantuan ini bukan sekadar simbol seremonial. Pemerintah berharap kurban dari Presiden ini menjadi wujud nyata perhatian negara terhadap rakyatnya, sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat.
“Kita berharap sapi kurban dari Presiden ini benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat. Semoga kebahagiaan Iduladha tahun ini merata dan menjadi berkah bagi seluruh warga Riau,” tutur Yan penuh harap.
Tak hanya untuk tingkat provinsi, secara keseluruhan sebanyak 14 ekor sapi bantuan Presiden Prabowo didistribusikan ke Provinsi Riau. Rinciannya, satu ekor diserahkan untuk tingkat provinsi, 12 ekor untuk kabupaten/kota se-Riau, dan satu ekor lagi diberikan secara khusus kepada tokoh masyarakat Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS).
Setiap sapi yang diserahkan memiliki bobot minimal 800 kilogram, dengan kualitas unggul dan berasal dari peternak lokal. Ini sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi daerah melalui sektor peternakan.
