Tarian Bocah Kuansing Guncang Halaman Gubernur, Gubri Nobatkan Rayyan Arkan Dikha Jadi Duta Pariwisata

  • Selasa, 08 Juli 2025 - 14:37 WIB
Gubernur Riau Abdul Wahid ikut larut dalam tarian Pacu Jalur bersama seorang bocah viral asal Kuantan Singingi, Rayyan Arkan Dikha. Keduanya menampilkan gerakan khas budaya Randai Kuansing yang langsung menyedot perhatian para ASN. (Media Center Riau)


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Suasana pagi di halaman Kantor Gubernur Riau mendadak semarak. Setelah apel pagi, Gubernur Riau Abdul Wahid ikut larut dalam tarian Pacu Jalur bersama seorang bocah viral asal Kuantan Singingi, Rayyan Arkan Dikha. Keduanya menampilkan gerakan khas budaya Randai Kuansing yang langsung menyedot perhatian para ASN.

Momen itu bukan hanya hiburan semata. Para pegawai tampak antusias—ikut menari, tertawa, bahkan merekam aksi Gubernur dan Dikha yang kompak menirukan gerakan mendayung, simbol dari semangat Pacu Jalur. Gerakan sederhana yang membawa pesan kuat: budaya milik bersama, dan bisa ditampilkan dengan cara kekinian.

“Dikha telah mengenalkan budaya Riau, khususnya Pacu Jalur, ke tingkat dunia. Ini pantas kita apresiasi,” ucap Gubri Wahid penuh bangga.


Apresiasi itu diwujudkan secara nyata. Dikha dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau dan mendapat beasiswa pendidikan senilai Rp20 juta. Baginya, ini bukan sekadar penghargaan, tapi sebuah motivasi untuk terus berkarya.

“Saya tidak menyangka bisa ketemu Pak Gubernur dan langsung diberi penghargaan seperti ini. Terima kasih banyak,” ujar Dikha haru.

Gubernur Wahid menegaskan bahwa apa yang dilakukan Dikha adalah contoh nyata bagaimana generasi muda bisa mempopulerkan budaya daerah lewat media sosial. Ia mengajak anak-anak muda lainnya untuk berani berkarya, menggali budaya lokal dan membagikannya secara kreatif.


Sebagai bentuk dukungan lebih luas, Gubri juga mengajak seluruh masyarakat untuk datang menyaksikan lomba Pacu Jalur di Tepian Narosa, Kuansing, pada 20–24 Agustus 2025 mendatang.

“Ini bukti bahwa budaya kita hidup dan berkembang. Tradisi seperti Pacu Jalur jangan hanya disimpan, tapi disebarluaskan,” tegasnya.

Ia juga tak lupa memberikan apresiasi kepada para konten kreator yang telah turut memviralkan budaya Pacu Jalur dengan cara kreatif dan penuh semangat.(MCR)




Baca Juga