Tim Darat dan Udara Berjibaku Padamkan Api di Perbatasan Riau–Sumut

  • Jumat, 01 Agustus 2025 - 08:20 WIB
Upaya pemadaman Karhutla dari udara dengan helikopter water bombing (Media Center Riau)


HALILINTARNEWS.COM, 

PEKANBARU — Memasuki hari ketiga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), tim darat dan udara masih berjibaku melakukan pemadaman. Asap pekat terus membumbung dari lokasi kebakaran, dan hingga kini luas lahan terdampak belum dapat dipastikan.

Satu unit helikopter water bombing dikerahkan, bersamaan dengan tim darat yang terus berupaya memadamkan api. Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau Jim Gafur menyampaikan bahwa upaya pemadaman terus dilakukan dari udara maupun darat.


"Hari ini titik-titik api kembali disiram dari udara. Tim masih terus berusaha maksimal," ujarnya, Kamis (31/7/2025).

Sehari sebelumnya, api sempat berhasil dijinakkan, namun muncul kembali di beberapa titik. Tantangan utama di lokasi ini adalah akses darat yang sulit dijangkau, mengingat wilayah ini merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Bagan Sinembah dan berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara.

Karhutla juga melanda wilayah lain di Rohil, tepatnya di Kubu Babussalam, yang telah memasuki hari kedua kebakaran. Sama seperti Simpang Kanan, lokasi ini juga jauh dari akses darat, sehingga pemadaman harus dibantu oleh helikopter.

Sementara itu, di wilayah Desa Sam-Sam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, kobaran api membakar lahan gambut yang kering. Tim darat dibantu dua unit helikopter water bombing berusaha mencegah api meluas.

"Lahan bergambut dan sangat kering, itu yang membuat api sulit dikendalikan," ungkap Jim.

Dalam operasi hari ini, dua heli telah melakukan dua sorti dan 25 kali pengeboman air, menurunkan total 100 ribu liter air ke titik-titik api.

Karhutla juga dilaporkan terjadi di wilayah lain, seperti:

  • Tanjung Peranap (Kepulauan Meranti) – sudah dua hari terbakar.

  • Bayas (Indragiri Hilir) – dalam proses pendinginan setelah enam hari terbakar.

  • Batang Gangsal (Indragiri Hulu) – sudah tiga hari terbakar dan juga dalam proses pendinginan.

Seluruh tim pemadam di lapangan terus bekerja keras agar kebakaran tidak semakin meluas, terutama dengan cuaca panas dan angin kencang yang berisiko memperparah penyebaran api.(MCR)




Baca Juga