Mau Tahu, Kenapa UAS Bersedia Bantu BERMARWAH Pilgubri 2024
- Selasa, 22 Oktober 2024 - 16:10 WIB
- Redaktur : Adnan Buyung
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Sampai saat ini pasti tak banyak orang tahu, kenapa Dai Kondang Ustad Abdul Somad (UAS) di dukung habis habisan pasangan calon Abdul Wahid - SF Harianto. Konon salah satu alasannya, UAS minta Paslon nomor satu itu harus dan wajib memperhatikan lepentingan ummat seperti contohnya penyelenggaraan jenazah, penggali kuburan dan guru ngaji.
Sebagai bukti, saat kampanye, Selasa (2/10/2024) di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Paslon julukan BERMARWAH ini meluangkan waktu untuk berjumpa dan berbincang ringan dengan pengurus Ikatan Sosial Kematian (ISK) RW O3. Dan didepan pengurus ISK ini, Gubernur Muda ini menyatakan komitmennya, kalau dia terpilih dan mendapat amanah dari rakyat Riau dia akan memperhatikan dan memberikan insentif kepada penyelenggara jenazah dan struktur keagamaan lain di Provinsi Riau ini.
Dikatakan Wahid anak jati Riau asli ini, memang banyak runmor beredar dan berkembang di masyarakat berapa nilai kontrak politik dia lakukan sampai pasangan BERMARWAH ini didukung penuh oleh ustad kondang Abdul Somad. Menurut Haji Wahid, sampai sejauh ini pihaknya baik secara pribadi maupun Paslon BERMARWAH tidak ada melakukan perjanjian politik dengan UAS.
"Terus terang saja secara pribadi saya tidak kontrak politik dengan UAS. Karena kalau dinilai dengan uang atau material lain tak akan ternilai dan saya tak akan mampu membayarnya, "
Hanya saja diakui Wahid, bahwa UAS mau atau bekerjasama dengan BERMARWAH itu kontrak politiknya adalah untuk kepentingan ummat.
"Perjanjian kami dengan UAS adalah bahwa bersedia memajukan dan memperjuangkan masyarakat Riau terutama struktur agama yang selama ini terlupakan, seperti pelaksanaan jenazah, penggali kubur dan struktur lainnya," papar Gubri muda ini.
Karena tambah Ketua DPW PKB Riau ini, pelaksanaan jenazah harus dapat tempat dan menjadi perhatian pemerintah. "Karena, kalau ada orang meninggal harus ada yang ngurus nya. Kan ada orang mati jalan sendiri ke kuburan. Begitu juga sektor keagamaan lainnya," papar Wahid mantan anggota senator RI ini.
