- Beranda
- Ekonomi Bisnis
- Teknologi Dual Mode BYD Resmi Meluncur, Tawarkan Efisiensi dan Fleksibilitas
Teknologi Dual Mode BYD Resmi Meluncur, Tawarkan Efisiensi dan Fleksibilitas
- Rabu, 20 Mei 2026 - 08:05 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, JAKARTA -- BYD resmi memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) di Indonesia dalam peluncuran yang digelar di CBD PIK 2, Senin (18/5/2026). Teknologi ini menggabungkan sistem kendaraan listrik (EV) dan hybrid sebagai solusi mobilitas yang dirancang lebih fleksibel, nyaman, efisien, serta menyesuaikan kebutuhan masyarakat Indonesia.
DM atau Dual Mode merupakan teknologi berkendara berorientasi EV yang memadukan tenaga listrik dengan mesin pembakaran internal dalam satu sistem terintegrasi. Teknologi ini dikembangkan untuk menghadirkan efisiensi penggunaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan energi baru.
Vice President of BYD Co Ltd sekaligus General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, mengatakan industri otomotif global saat ini tengah bergerak menuju era kendaraan energi baru atau New Energy Vehicles (NEV).
Menurutnya, inovasi teknologi tidak hanya sebatas menghadirkan pembaruan, tetapi juga harus memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui pengembangan teknologi Dual Mode, BYD ingin menghadirkan solusi transisi energi yang lebih fleksibel, efisien, dan mudah diakses masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Kami percaya teknologi ini akan menjadi bagian penting dalam percepatan perkembangan NEV di Indonesia,” ujarnya.
BYD pertama kali memperkenalkan teknologi Dual Mode pada 2008 melalui generasi DM 1.0. Sejak saat itu, perusahaan terus mengembangkan sistem tersebut dengan fokus pada peningkatan efisiensi energi, performa kendaraan, serta integrasi teknologi elektrifikasi yang lebih cerdas.
Perkembangan teknologi tersebut kini melahirkan DM 5.0, generasi terbaru yang diklaim memiliki efisiensi energi lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Pada 2025, BYD juga mencatatkan penjualan global lebih dari 4,6 juta unit kendaraan energi baru dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar kendaraan listrik dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Presiden Direktur BYD Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan kehadiran teknologi DM menjadi langkah lanjutan perusahaan dalam mendukung perkembangan pasar kendaraan energi baru di Indonesia.
“Teknologi Dual Mode dihadirkan untuk melengkapi pertumbuhan pasar NEV agar semakin luas dan inklusif. Sistem ini lebih fleksibel, efisien, dan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” jelasnya.
BYD menjelaskan teknologi DM tetap mengedepankan karakter berkendara kendaraan listrik seperti responsif, halus, dan hemat energi. Pada penggunaan di kawasan perkotaan, sistem akan lebih mengutamakan tenaga listrik sehingga memberikan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan efisien.
Sementara untuk perjalanan antarkota, sistem akan menggabungkan tenaga listrik dan mesin konvensional untuk menjaga efisiensi energi sekaligus mendukung perjalanan jarak jauh. Di wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang masih terbatas, sistem ini juga dirancang agar tetap memberikan fleksibilitas penggunaan bagi pengendara.
Melalui pendekatan tersebut, BYD menilai teknologi DM dapat menjadi solusi mobilitas yang lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan perjalanan masyarakat Indonesia.
