Empat Wilayah Jadi Perhatian Penanganan Karhutla Riau, Heli Water Bombing Dikerahkan

  • Kamis, 10 September 2026 - 14:07 WIB
pemadaman dari sisi udara menggunakan heli water bombing (Media Center Riau)


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) Marsma TNI Abdul Haris menyebut empat wilayah di Riau masih menjadi perhatian khusus dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemadaman dari udara menggunakan helikopter water bombing menjadi salah satu upaya yang dilakukan di wilayah tersebut.

Empat wilayah yang menjadi perhatian Satgas Udara yakni Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Siak serta sebagian wilayah Dumai. Banyaknya titik kebakaran menjadi salah satu alasan wilayah tersebut mendapat perhatian dalam penanganan karhutla.

"Dari sisi tim satgas udara ada empat wilayah jadi perhatian kita, ada Inhu, Inhil, Siak, Dumai juga," kata Danlanud saat meninjau kesiapan para pilot dan crew helikopter water bombing di Apron Charlie Lanud Rsn, Rabu (9/9/26).


Menurut Abdul Haris, kondisi lahan yang kering akibat cuaca kemarau serta minimnya sumber air membuat keberadaan helikopter water bombing sangat membantu dalam meminimalisir titik kebakaran.

Selain itu, sejumlah lokasi karhutla sulit dijangkau tim darat karena titik api berada jauh di tengah hutan. Kondisi tersebut membuat pemadaman dari udara menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran.

Meski demikian, Satgas Udara tetap bersinergi dengan tim darat yang berasal dari berbagai unsur. Penanganan karhutla dilakukan bersama TNI, Polri, Manggala Agni dan BPBD.


“Kita bergotong royong menangani kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi agar Riau cepat terbebas dari asap," ujarnya.

Danlanud juga menyampaikan bahwa penanganan karhutla di sejumlah daerah Riau dilakukan melalui berbagai upaya, salah satunya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Upaya tersebut disebut telah membuahkan hasil. Hujan turun di wilayah Meranti dan diharapkan dapat membantu proses pemadaman api sekaligus mendinginkan lahan yang terdampak karhutla.

“Alhamdulillah, kemarin OMC yang kita lakukan berhasil menurunkan hujan di Meranti. Mudah-mudahan dapat membantu memadamkan api dan mendinginkan lahan di sana,” pungkasnya.(MCR)




Baca Juga