Pemotor Tanpa Helm Terobos Tol Pekanbaru-Dumai, Polisi Langsung Amankan

  • Rabu, 05 Agustus 2026 - 14:03 WIB
Seorang pengendara sepeda motor nekat menerobos masuk Jalan Tol Pekanbaru-Dumai pada Sabtu (1/8/2026). (Media Center Riau)


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Seorang pengendara sepeda motor nekat menerobos masuk ke ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dan melaju dengan kecepatan tinggi tanpa mengenakan helm pada Sabtu (1/8/2026). Aksi tersebut terjadi setelah pengendara berhasil melewati penjagaan petugas keamanan di Gerbang Tol Kandis Utara sekitar pukul 11.00 WIB.

Aksi berbahaya itu sempat menarik perhatian pengguna jalan. Sejumlah pengendara mobil yang melintas berusaha mengarahkan pemotor agar menepi, namun imbauan tersebut diabaikan. Rekaman video kejadian kemudian beredar luas dan menjadi viral di media sosial.

Kasat PJR Riau' style='color:#0078b8;font-weight:600'>Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan pihaknya menerima laporan dari petugas patroli jalan tol setelah sepeda motor diketahui melintas di jalan bebas hambatan.


"Sekitar pukul 11.00 WIB ada sepeda motor memasuki Gerbang Tol Kandis Utara tanpa diketahui sekuriti tol. Kemudian ada laporan dari petugas patroli tol," kata Eko Baskara di Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).

Mendapat laporan tersebut, petugas patroli segera melakukan penghentian secara aman. Pengendara bersama sepeda motornya kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Gerbang Tol Pekanbaru untuk dimintai keterangan.

"Dari situ langsung pengemudi kendaraan dibawa ke Gerbang Tol Pekanbaru. Setelah dimintai keterangan, dia mengaku tidak tahu kalau tol tidak boleh dimasuki kendaraan roda dua," ujar Eko.


Dalam pemeriksaan awal, pengendara mengaku tidak mengetahui adanya larangan bagi kendaraan roda dua melintas di jalan tol. Selanjutnya, petugas Sat PJR Ditlantas Polda Riau menghubungi pihak keluarga untuk menjemput yang bersangkutan.

Saat keluarga datang, terungkap bahwa pengendara tersebut sedang mengalami gangguan pada kondisi pikirannya. Menurut keterangan keluarga, kondisi itu dialami setelah yang bersangkutan mengalami kecelakaan jatuh dari sepeda motor beberapa waktu lalu dan masih menjalani pengobatan.

"Dari keterangan pihak keluarga yang kami panggil untuk menjemput memberikan keterangan bahwa pengendara tersebut benar adiknya. Termasuk adiknya ini dalam rangka berobat setelah jatuh dari sepeda motor dan pikirannya agak terganggu," kata Eko.

AKBP Eko Baskara menjelaskan, pengendara tersebut masih menjalani rawat jalan akibat cedera yang dialaminya. Setelah proses pemeriksaan selesai, polisi menyerahkan kembali pengendara kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepolisian juga mengimbau pengelola jalan tol agar memperketat pengawasan di setiap pintu masuk guna mencegah kejadian serupa terulang. Pengawasan yang lebih ketat dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan ketertiban lalu lintas di jalan tol.

Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi petugas keamanan jalan tol maupun masyarakat dalam meningkatkan keselamatan berkendara. Polisi juga mengingatkan pihak keluarga agar lebih meningkatkan pengawasan sehingga pengendara tersebut tidak kembali berkendara dalam kondisi yang dapat membahayakan dirinya maupun pengguna jalan lainnya.(MCR)




Baca Juga