Jalan Kuala Cinaku–Inhil Rusak Parah, DPRD Riau Desak Pemprov Batasi Truk Batu Bara

  • Rabu, 29 Juli 2026 - 10:19 WIB
Jalan Kuala Cinaku menuju Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) (Media Center Riau)


HALILINTARNEWS.COM,PEKANBARU  – Kerusakan parah yang terjadi di ruas Jalan Kuala Cinaku menuju Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Riau. Pemprov Riau didesak segera mengambil langkah mitigasi konkret untuk menangani kondisi jalan yang dinilai semakin memburuk akibat tingginya aktivitas kendaraan angkutan batu bara bertonase besar.

Desakan itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik. Ia meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto memprioritaskan penanganan ruas jalan tersebut, mengingat jalur itu merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat.

Menurut Andi, kondisi jalan semakin tertekan akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas setiap hari. Ia juga menduga sejumlah armada pengangkut batu bara yang beroperasi di jalur tersebut tidak memenuhi ketentuan batas dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL).


"Kami melihat jalan Kuala Cinaku menuju Indragiri Hilir saat ini dipenuhi truk-truk batubara bertonase besar. Kami yakin banyak yang melebihi ketentuan ODOL (Over Dimension Over Loading). Padahal kita semua telah berkomitmen menuju zero ODOL," ungkap Andi pada Selasa (28/7/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu menilai kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau terbatas untuk membiayai perbaikan dan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan.

Selain itu, karakteristik tanah di kawasan Kuala Cinaku yang relatif lunak dan labil turut menjadi faktor yang mempercepat kerusakan. Kondisi tersebut semakin berat ketika jalan harus menanggung beban kendaraan yang melebihi kemampuan daya dukung konstruksinya.


"Jalan ini merupakan jalan provinsi. Anggaran pemeliharaan sangat terbatas, sementara kerusakan terus terjadi karena beban kendaraan yang melampaui kemampuan konstruksi jalan," tegasnya.

Karena itu, DPRD Riau meminta Pemprov Riau segera melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kondisi ruas jalan tersebut. Pemprov juga didorong menerapkan pembatasan operasional bagi kendaraan bertonase besar serta menertibkan armada yang diduga melanggar ketentuan ODOL.

Upaya penertiban dinilai penting untuk menjaga kondisi jalan sekaligus memastikan aktivitas perekonomian masyarakat tetap berjalan. Akses transportasi yang baik sangat dibutuhkan untuk mendukung distribusi hasil perkebunan warga, terutama komoditas kelapa yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.(MCR)




Baca Juga