Jemaah Haji Riau Mulai Terbang 23 April, Ini Rute dan Pembagiannya

  • Kamis, 16 April 2026 - 08:07 WIB
Ilustrasi


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU  – Keberangkatan perdana jemaah haji asal Provinsi Riau dijadwalkan dimulai pada 23 April 2026, dengan jemaah dari Pekanbaru yang tergabung dalam kloter BTH 3 menjadi rombongan pertama yang akan menuju Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi pada 24 April 2026.

Total jemaah haji asal Riau pada musim haji tahun ini tercatat sebanyak 4.704 orang. Dari jumlah tersebut, 4.661 merupakan jemaah, sementara 43 lainnya adalah petugas yang akan mendampingi selama pelaksanaan ibadah.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Riau, Defizon, menyampaikan bahwa seluruh proses persiapan keberangkatan telah diselesaikan. Baik dari aspek administrasi maupun teknis, semuanya dipastikan siap.


Seluruh jemaah nantinya akan diberangkatkan melalui embarkasi Batam. Setelah tiba, mereka akan menjalani masa tinggal sementara di asrama haji selama kurang lebih satu hari sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Untuk pembagian kelompok terbang, jemaah Riau masuk dalam beberapa kloter. Pada gelombang pertama, jemaah tergabung dalam kloter 3 hingga kloter 12 dengan tujuan Madinah.

Sementara itu, satu kloter lainnya yakni BTH 18 masuk dalam gelombang kedua yang akan diberangkatkan menuju Jeddah bersama jemaah dari Kalimantan Barat, dengan total sekitar 257 orang termasuk petugas.


Pemerintah kembali menerapkan pola embarkasi Batam pada tahun ini. Sebelumnya, sistem embarkasi antara di Pekanbaru sempat digunakan pada musim haji 2019, 2022, dan 2023.

Dari sisi transportasi, keberangkatan jemaah disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing. Jemaah dari Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Kuantan Singingi akan menggunakan jalur udara melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Sedangkan jemaah asal Rokan Hulu diberangkatkan melalui Bandara Pasir Pangaraian dengan menggunakan pesawat.

Untuk daerah lainnya seperti Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, serta Kepulauan Meranti, perjalanan menuju Batam akan ditempuh melalui jalur laut.

Seluruh dokumen perjalanan, termasuk visa, telah diselesaikan sepenuhnya. Selain itu, perlengkapan seperti koper dan buku manasik juga sudah didistribusikan kepada seluruh jemaah.

Meski persiapan telah matang, jemaah tetap diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan. Hal ini mengingat sekitar 76,2 persen jemaah asal Riau masuk dalam kategori risiko tinggi.

Defizon mengimbau agar jemaah rutin berolahraga dan menjaga kebugaran agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

Selain menjaga fisik, jemaah juga diminta untuk memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan mempelajari buku manasik yang telah dibagikan.

Ia juga mengingatkan agar para jemaah tidak merasa cemas berlebihan, karena seluruh kebutuhan selama di Tanah Suci telah dipersiapkan oleh pemerintah.(MCR)

“Berangkatlah dengan perasaan tenang dan senang. Insya Allah semua sudah disiapkan,” ujarnya.




Baca Juga