Prabowo Instruksikan KSAL Cari 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda

  • Kamis, 10 September 2026 - 15:08 WIB
Prajurit TNI AL awak KRI Lepu-861 melakukan pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). TNI AL mengerahkan KRI Leuser-924 dan KRI Kerambit-627, dan KRI Lepu-861 pada hari kedua pencarian delapan orang penumpang kapal cepat yaitu rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/HO/Dispenal/MRH/nym. (ANTARA FOTO/Dispenal) (antaranews.com)


HALILINTARNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali untuk segera mencari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Delapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, instruksi Presiden Prabowo telah disampaikan sejak Senin malam. Pada hari yang sama, TNI Angkatan Laut langsung mengerahkan kapal-kapal untuk melakukan pencarian.


"Sejak rombongan lima jurnalis bersama tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL untuk segera melakukan pencarian, di hari itu juga TNI AL langsung mengirim kapal-kapalnya," kata Teddy saat dikonfirmasi ANTARA, Kamis.

Berdasarkan laporan KSAL, sebanyak 11 kapal gabungan dikerahkan untuk mencari keberadaan rombongan tersebut.

Kapal yang terlibat yakni KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang 1-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, dan KP Sanjaya-7017.


Teddy juga menyampaikan doa agar seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Doa kita untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujarnya.

Lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Sementara tiga kru kapal terdiri atas Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai pemandu.

Rombongan diketahui berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi dengan rombongan terputus sekitar pukul 15.04 WIB.

Sejak komunikasi terputus, keberadaan mereka belum diketahui. Tim SAR kemudian melakukan pencarian dengan mengacu pada titik komunikasi dan lokasi terakhir yang diketahui.(antaranews.com)




Baca Juga