Pasokan Listrik Babel Makin Andal, PLN Aktifkan Lagi Kabel Laut Sumatera–Bangka Sirkit II
- Selasa, 11 November 2025 - 12:59 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM - Upaya PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di Kepulauan Bangka Belitung kini membuahkan hasil.
Perusahaan listrik negara itu resmi mengoperasikan kembali Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi (SKLT) dan Saluran Kabel Tanah Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kilovolt (kV) Sumatera–Bangka Sirkit II, yang menjadi jalur utama interkoneksi antara Sumatera dan Pulau Bangka.
Langkah strategis ini tak hanya memastikan pasokan listrik di Babel makin andal, tetapi juga membuka peluang besar bagi tumbuhnya investasi dan kegiatan ekonomi daerah.
Sebelumnya, jaringan SKLT Sirkit II mengalami kerusakan pada kabel phasa R di titik 14,7 kilometer dari landing point Tanjung Carat menuju Tanjung Muntok pada tahun 2023. Setelah serangkaian proses pemulihan — mulai dari inspeksi teknis, uji keandalan, hingga sinkronisasi sistem — PLN akhirnya menuntaskan tahapan dengan pemberian tegangan (energize) pada Selasa (7/10) lalu.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi atas langkah cepat PLN dalam memulihkan jaringan kelistrikan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kerja cepat dan sigap PLN. Dengan bertambahnya daya mampu listrik di Babel, kami yakin iklim investasi akan semakin positif. Ketersediaan listrik yang andal adalah kunci utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar menegaskan bahwa pengoperasian kembali jaringan interkoneksi ini merupakan tonggak penting dalam penguatan sistem kelistrikan nasional.
“Listrik yang andal bukan hanya kebutuhan dasar, tapi juga penggerak utama ekonomi bangsa. Kami ingin setiap daerah, termasuk kepulauan, menikmati manfaat dari transformasi kelistrikan yang sedang kami jalankan,” katanya.
Dengan beroperasinya kembali jaringan ini, kapasitas transfer daya dari sistem Sumatera ke Bangka meningkat dari 60 megawatt (MW) menjadi 100 MW.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan, Zaky Adikta, menjelaskan bahwa proses pemulihan mencakup pekerjaan pemulihan kabel laut sepanjang 36 kilometer dan kabel tanah sepanjang 3,9 kilometer, yang menghubungkan dua sistem melalui landing point Tanjung Carat–Muntok.
“Meski menghadapi tantangan teknis di lapangan, seluruh proses bisa diselesaikan berkat dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Kini proyek strategis nasional ini kembali beroperasi dan siap memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Babel,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh pekerjaan dilakukan dengan mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar setiap tahapan berjalan aman dan tertib.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Ira Savitri, juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan ini.
“Alhamdulillah, pasokan listrik dari Sumatera kini kembali stabil bahkan meningkat. Dengan tambahan daya ini, kami siap mendukung pertumbuhan industri, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat Babel,” pungkasnya.
