Paslon IDAMAN Komit Ciptakan Pemilu Damai

  • Selasa, 24 September 2024 - 15:12 WIB
Usai acara deklarasi damai, Paslon Idaman nomor urut 3 fose bersama mantan Walikota Firdaus MT


Pasangan Nomor Urut 3 IDAMAN Komit messenger sharing button

SULUHRAU, Pekanbaru- Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota nomor urut 3 Ida Yulita Susanti-Kharisman Risanda (IDAMAN) siap mewujudkan Pemilihan Kepala (Pilkada) di Pekanbaru sejuk dan damai.

Pernyataan itu disampaikan pasangan IDAMAN usai mengikuti Deklarasi pilkada damai Provinsi Riau tahun 2024 di Gedung SKA Co EX, Selasa, (24/9/2024).

Acara Deklarasi Pilkada Damai  yang diinisiasi Kapolda Riau dengan  tema "Siap mendukung pasangan calon Terpilih" ini  mendapat sambutan luar biasa.

Selain dihadiri Kapolda Riau juga tanpak Ketua Kejaksaan Tinggi Riau, Akmal Abbas SH MH  dan Forkopimda Riau lainya serta  3 pasangan Calon Gubri-wagubri, pasangan calon bupati-wakil bupati serta Cawako-wako se -Riau.

Cawako Pekanbaru  Ida Yulita Susanti  mencuri perhatian insan pers. Pasalnya, dari  38 pasangan calon yang yang ada, Ida memakai busana mencolok yaitu memakai serba kuning lamba warna partai Golkar.

Sedangkan Cawawako Kharisman Risanda, memakai  celana hitam dan baju warna putih dan memakai tanjak mengambarkan Lancang kuning sesekali tersenyum.

Pasangan IDAMAN kepada wartawan, usai acara Deklerasi Damai mengatakan, sangat mendukung apa disampaikan Kapolda Riau,  M Iqbal  untuk mewujudkan Pilkada Damai di Kota Pekanbaru.

Sementara itu Kapolda Riau, Irjend Pol M Iqbal dalam arahannya mengajak semua stokeholders Pelaksana Pilkada untuk mewujudkan  menciptakan Pilkada Damai, sejuk, aman, nyaman dan sukses.

Menurutnya beberapa poin dalam deklerasi Pilkada damai tahun 2024 ini harus damai dan kondusif untuk mewujudkan demokrasi yang bermartabat.

Selain itu,  semua harus  mematuhi dan mentaati segala bentuk dan ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan pemilu tahun 2024 sesuai dengan koridor hukum.

Menolak upaya yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarkat dan menghindari kegiatan yang bersifat profokatif, menghasut, ujaran kebencian serta tidak menggunakan isu sara dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Dan menciptakan situasi dan kondisi tetap kondusif di Riau. (rls)

 





Baca Juga