Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah
- Senin, 02 Februari 2026 - 09:10 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau Taufiq OH melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah secara merata di 12 kabupaten dan kota.
Menurut Tetty, kegiatan ini bertujuan menjaga pasokan, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga bahan pokok agar kebutuhan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi.
Pada pekan pertama Februari, operasi pasar murah akan dilaksanakan di lima lokasi, yakni di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Untuk Kota Pekanbaru, pasar murah digelar pada 2 Februari di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, 3 Februari di halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari, dan 4 Februari di fasilitas umum RW 16 Limbungan Barat.
Selanjutnya, kegiatan serupa akan berlangsung pada 6 Februari di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya. Sementara di Kabupaten Kampar, operasi pasar murah digelar pada 5 Februari di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim.
Tetty memastikan harga bahan pokok yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar. Beberapa di antaranya beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, beras Anak Daro Rp162 ribu per 10 kilogram, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus, serta minyak Palmco Rp16 ribu per bungkus.
Selain itu, tersedia pula garam, tepung tapioka, serta komoditas lain seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, dan telur ayam yang harganya menyesuaikan kondisi pasar dan harga petani.
Masyarakat yang ingin berbelanja diimbau datang tepat waktu dan mengantre dengan tertib. Operasi pasar murah akan dimulai pukul 08.00 WIB. Warga juga diharapkan membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik.
Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay menyebutkan pihaknya menyediakan berbagai kebutuhan pokok setiap hari selama kegiatan berlangsung. Di antaranya 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP, serta beras Anak Daro dan Sokan dalam berbagai kemasan.
Selain itu, setiap lokasi juga disiapkan telur ayam, cabai merah, dan bawang merah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
