Dari DIR hingga Budaya Terdaftar Nasional, Ini Refleksi Akhir Tahun 2025 LAM Riau
- Rabu, 31 Desember 2025 - 10:58 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau merefleksikan perjalanan sepanjang 2025 yang diwarnai berbagai dinamika dan tantangan. Refleksi tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, dalam Majelis Zikir Akhir Tahun di Balairung LAM Riau, Selasa (30/12/2025) malam.
Dalam kesempatan itu, Taufik Ikram menyebut salah satu capaian penting LAM Riau selama 2025 adalah peran aktifnya memimpin berbagai elemen masyarakat dalam mengawal perjuangan Daerah Istimewa Riau (DIR). Upaya tersebut dinilainya sebagai amanah sejarah yang diwariskan para leluhur Melayu.
Menurut Taufik, perjuangan DIR tidak hanya bersumber dari Kesultanan Siak, tetapi juga melibatkan warisan adat dari Indragiri, Pelalawan, serta para pemangku adat lainnya di Riau.
Ia menjelaskan, aspirasi terkait DIR telah disampaikan kepada DPR RI dengan dukungan berbagai pihak. Perjuangan tersebut, kata Taufik, menjadi kebanggaan tersendiri bagi LAM Riau karena menyangkut martabat dan jati diri masyarakat Melayu.
“Pembicaraan tentang DIR bukan semata soal kebutuhan ekonomi orang Melayu, tetapi tentang pengakuan,” ujarnya. Pengakuan yang dimaksud mencakup asal-usul bahasa Indonesia dari bahasa Melayu Riau, pengakuan atas tingginya peradaban masyarakat Melayu, serta kontribusi besar Riau dalam sejarah bangsa.
Selain itu, LAM Riau juga merefleksikan bangkitnya kembali Lembaga Adat Rumpun Melayu se-Sumatera yang kini berpusat di Riau setelah sempat mengalami kemunduran. Pada forum tersebut, Taufik menyampaikan dirinya dipercaya menjabat sebagai sekretaris jenderal lembaga tersebut.
Ke depan, lembaga itu direncanakan berkembang menjadi Lembaga Adat Melayu se-Nusantara, seiring masih luasnya sebaran masyarakat Melayu di berbagai wilayah Indonesia.
Capaian lainnya adalah diakuinya budaya Melayu Riau yang kini telah terdaftar dalam data Pendidikan Nasional. Berbagai pencapaian dan refleksi tersebut, menurut Taufik Ikram, menjadi modal penting bagi LAM Riau untuk terus melangkah ke depan.
“Dalam menjaga, mengembangkan, serta memperkuat peran adat dan kebudayaan Melayu di tengah masyarakat,” pungkasnya.(MCR)
