Beasiswa SDM Sawit 2026 Mulai Disiapkan, Sekolah di Riau Diminta Aktif Dampingi Siswa

  • Jumat, 08 Mei 2026 - 08:57 WIB
Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 (Internet)


HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU – Dinas Pendidikan Provinsi Riau meminta seluruh SMA dan SMK negeri maupun swasta di daerah itu segera mempercepat persiapan pelaksanaan Program Sawit' style='color:#0078b8;font-weight:600'>Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 4/DISDIK/2026 yang bersifat segera.

Surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, itu merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Perkebunan Provinsi Riau terkait percepatan pelaksanaan Program Beasiswa SDM Sawit 2026.

Melalui program tersebut, pemerintah memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya penuh. Karena itu, sekolah diminta aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan agar lebih banyak pelajar di Riau dapat memanfaatkan program tersebut.


“Program ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan sawit. Kami berharap sekolah aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan agar semakin banyak siswa Riau yang bisa memanfaatkan kesempatan ini,” kata Erisman Yahya, Kamis (7/5).

Menurut Erisman, Riau selama ini menjadi salah satu daerah dengan jumlah penerima manfaat terbesar dalam program tersebut. Sebagai provinsi penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia, Riau dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan SDM di sektor perkebunan.

Dalam surat edaran itu, sekolah diminta mengambil sejumlah langkah strategis. Di antaranya menyosialisasikan informasi beasiswa kepada siswa kelas XII dan alumni, mendorong siswa yang memenuhi syarat untuk mendaftar, hingga memberikan pendampingan dalam proses administrasi dan kelengkapan dokumen.


“Peran sekolah sangat penting, terutama membantu siswa melengkapi dokumen administrasi agar tidak terkendala saat proses seleksi,” ujarnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi program Beasiswa SDM Sawit. Informasi tambahan juga dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Perkebunan Nomor 43 Tahun 2026, sasaran penerima beasiswa meliputi pekebun, keluarga pekebun, pekerja perkebunan beserta keluarganya, pengurus kelembagaan dan asosiasi pekebun sawit, aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di bidang perkelapasawitan, hingga penyuluh perkebunan.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencetak tenaga profesional dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor perkebunan sawit nasional.

Calon peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen administrasi seperti pas foto, KTP atau surat domisili, kartu keluarga, akta kelahiran, surat keterangan sehat, surat bebas buta warna, ijazah atau surat keterangan lulus, serta berbagai surat pernyataan sesuai ketentuan.

Selain itu, peserta juga harus melampirkan surat pernyataan tidak sedang menjalani perkuliahan dan surat kesediaan berkontribusi di bidang perkelapasawitan setelah menyelesaikan pendidikan.

Untuk jalur tertentu, terdapat dokumen tambahan yang harus dipenuhi. Pekebun dan keluarga pekebun diwajibkan melampirkan legalitas lahan atau surat penguasaan tanah, sedangkan pekerja perkebunan wajib menyertakan surat keterangan bekerja dari perusahaan. ASN dan penyuluh juga diminta melengkapi dokumen penugasan terkait bidang perkebunan kelapa sawit.

Disdik Riau berharap seluruh sekolah segera bergerak melakukan sosialisasi dan pendampingan agar proses seleksi berjalan optimal serta jumlah penerima beasiswa dari Riau terus meningkat pada 2026.

Program Beasiswa SDM Sawit dinilai menjadi peluang besar bagi generasi muda di daerah sentra perkebunan untuk memperoleh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM sawit nasional.(MCR)




Baca Juga