- Beranda
- Pendidikan
- Tiga Rektor PTS Riau Titip Pesan ke Generasi Muda di HUT ke-81 RI
Tiga Rektor PTS Riau Titip Pesan ke Generasi Muda di HUT ke-81 RI
- Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:21 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM,
PEKANBARU – Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) di Provinsi Riau menyampaikan pesan kepada generasi muda dalam momentum Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Para rektor dari Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Universitas Islam Riau (UIR), dan Universitas Lancang Kuning (Unilak) mengajak mahasiswa tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mengambil peran dalam mendorong kemajuan bangsa.
Mereka menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan Indonesia, terutama di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital yang berlangsung cepat.
Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi
Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Assoc. Prof. Ns. Lita, M.Kep., Ph.D., mengatakan kemerdekaan harus menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkembang dan menghasilkan karya.
Menurutnya, pemuda Riau perlu bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta inovasi. Pendidikan, kreativitas, kewirausahaan, dan kepedulian sosial, kata dia, perlu berjalan beriringan sebagai bagian dari pembangunan daerah.
"Memaknai Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, bagi saya bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang bagaimana kita melanjutkan perjuangan tersebut melalui karya, pendidikan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi bangsa," ujar Lita.
Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman. Generasi muda diharapkan mampu mengambil peran sebagai pelaku sekaligus pencipta perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Jika dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan kemajuan, inovasi, serta kontribusi terbaik untuk Indonesia dan Riau," tambahnya.
Mahasiswa Diingatkan Jauhi Perilaku Menyimpang
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Riau, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., memaknai peringatan HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk melanjutkan perjuangan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan negara.
Menurutnya, keberlanjutan perjuangan tersebut sangat bergantung pada kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan global.
"Peringatan hari kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dapat dimaknai sebagai momentum keberlanjutan perjuangan yang sungguh-sungguh oleh seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan tujuan negara," kata Admiral.
Ia meminta generasi muda memanfaatkan waktu untuk mengembangkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual. Penguatan kapasitas diri dinilai penting agar mahasiswa memiliki bekal menghadapi berbagai tantangan sekaligus terhindar dari pengaruh negatif lingkungan.
Admiral juga mengingatkan mahasiswa untuk menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
"Hindarkan diri dari hal-hal yang merusak masa depan diri dan juga bangsa seperti pergaulan bebas dan/atau menyimpang, narkoba, judi termasuk judi online," tegasnya.
Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
Pesan serupa disampaikan Rektor Universitas Lancang Kuning, Prof. Dr. Junaidi, S.S., M.Hum. Ia menekankan pentingnya pendidikan, inovasi, dan pembentukan karakter untuk memperkuat daya saing bangsa.
Menurut Junaidi, kemerdekaan harus diisi dengan karya nyata. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan dan menjunjung tinggi integritas.
"Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan karya nyata. Di tahun 2026, memaknai kemerdekaan berarti memperkuat daya saing bangsa melalui pendidikan, inovasi, dan karakter," ujarnya.
Ia berharap kampus dapat melahirkan generasi muda yang mampu berpikir kritis, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Zaman sekarang menuntut kita tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan dan berintegritas. Harapan saya, lahir dari kampus ini generasi muda yang berpikir kritis, berjiwa pemimpin, dan memiliki semangat membangun daerah," ungkap Junaidi.
Selain itu, Junaidi berharap para lulusan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan. Ia mendorong lulusan untuk memiliki keberanian membangun usaha dan membuka lapangan pekerjaan baru.
"Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan demi menghormati perjuangan para pendiri bangsa," pungkasnya. (MNC/MCR)
