Nurhasanah Sempat Terharu dan Menangis
Warga Asal Kampar, Sumbar, Rohul, Kepri, Jawa dan Semua Suku Mestinya Dukung IDAMAN
- Kamis, 19 September 2024 - 08:39 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, PEKANBARU - Salah seorang Tokoh Masyarakat Riau, Prof, Dr Yusri Munaf MH menghimbau warga Pekanbaru dapat menyukseskan Pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang. Dilihat dari track rekord, visi dan misi serta pengalaman dan pendidikannya dari lima pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota yang ada, hanya pasangan IDAMAN (IDA – Kharisman) yang komplit, kafabel dan akuntabel.
“Warga Pekanbaru ini majemuk dan multi etnis. Makanya, agar Pekanbaru maju dan pembangunan dapat berkelanjutan, sesuai visi dan misinya pasangan IDAMAN yang paling tepat,” ujar Profesor Yusri yang juga mantan Ketua KPUD Pekanbaru ini usai silaturrahmi dengan Ida dan Tim, Selasa (17/9/2024).
Ustad Drs H Tarmizi Muhammad menambahkan tentang sosok Ida, dia putri Riau asal kelahiran Airtiris Kampar merupakan mantan seorang qoriah tingkat nasional, jebolan pesantren Darun Nahdho Bangkinang. Pengalamannya dua periode anggota DPRD Pekanbaru dan sudah membina Ratusan UMKM dari hulu sampai hilir.
Begitu juga tentang Ida ini suaminya berasal orang Pariaman, Sumatera Barat. “Jadi Ida ini sumando orang Minang. Jadi wajar saja dan sudah semestinya orang minang yang jumlahnya sangat luar biasa besar di Pekanbaru menolong dunsanaknya pasangan DAMAN,” ungkap Ketua MDI Kota Pekanbaru ini.
Kemudian tentang Kharisman. Kitabdengar tadi, Ayahnya berdarah Rohul, Ibunya berdarah Kepulauan Meranti, Kepri dan istrinya berasal dari Jawa. Kemudian ditambah lagi Kharisman yang diusung PDI-P. Maka lengkap lah sudah. Sebagian besar warga Pekanbaru wajib memenangkan pasangan IDAMAN ini, ” ajaknya.
Hj Nurhasanah yang juga meripakan salah seorang tokoh perempuan Kampar Riau mengucapkan terima kasih dan sangat terharu begitu mendengar Ida Julianti Susanti maju pada Pilkada Pekanbaru. Karena dengan majunya Ida, berarti sosok orang Kampar maju untuk meminpin Pekanbaru masih ada atau tak tak pupus. Dan Insya Allah, terpilih menjadi walikota Pekanbaru.
Bahkan dengan spontan saat menyampaikan pandangannya, Nurhasanah terdiam sejenak dan menangis karena rasa haru. Karena, kalau tidak ada Ida, maka calon walikota mewakili orang Kampar maka pupuslah lah sudah harapan. Karena selama ini 20 tahun, pekanbaru dipimpin orang Kampar alhamdulillah sukses. Sementara orang Kampar sangat diperhitungkan pada Pilkada Pekanbaru.
“Sudah 4 priode putra asal Kampar memimpin Pekanbaru. Luar biasa. Dengan ada sosok Ida ini, Ida bisa melanjutkan estapet kepeminpinan di kampung halamannya sendiri di Pekanbaru ini karena dahulunya daerah Pekanbaru ibu kota Kabuoaten Kampar,”harap bunda Nurhasanah ini.
Sementara itu Ida Julianti Susanti mengatakan Alhamdulillah saat ini dirinya hadir ditengah Masyarakat kota Pekanbaru untuk membawa niat Perjuangan membawa kota Pekanbaru agar menjadi kota yang Maju dan sejahtera Masyarakatnya.
“Kami mohon Doa dan dukungannya untuk kami Bu Ida bukan lah siapa siapa tapi Bu Ida hanya seorang Ibu yang latar belakang keilmuan Perpaduan Pesantren dan ilmu hukum Tata negara..berbekal Pengalaman 10 tahun sebagai Anggota DPRD kota Pekanbaru maka insyaallah sdh cukup bagi kami utk menjadi landasan dari solusi Persoalan yag ada,” paparnya.
Karena menurut Ida, kota Pekanbaru saat ini butuh sentuhan tangan seorang ibu utk dapat melanjutkan Program dari Pemimpin Yg terdahulu.
“Mohon bantu IDAMAN ko. Karena dengan bantuan Warga Pekanbaru insyaallah dengan Ridho Allah IDAMAN akan memenangkan Pertarungan pilkada ini,” harapnya.
Ida optimis dengan bersama dan bergotong royong niscaya perjuangan tidak mengecewakan. “Mari Kita bergotong royong dan bekerjasama utk Perjuangan ini..Insya Allah tanggal 27 November kita akan menangkan hati Masyarakat kota Pekanbaru yang kita cintai ini,” ajak Ida dengan nada optimis.
