PPMINI Segarkan Program Muhadarah, Santri Lebih Percaya Diri Tampil

  • Kamis, 09 April 2026 - 13:52 WIB
Kegiatan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) PADANG PARIAMAN


HALILINTARNEWS.COM, PADANG PARIAMAN – Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) kembali menggelar kegiatan Muhadarah sebagai program unggulan bagi para santri pada Rabu malam (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi Muhadarah pertama di tahun ajaran 2026/2027.

Muhadarah yang rutin dilaksanakan setiap pekan tersebut berperan penting dalam melatih kemampuan berpidato, keberanian tampil di depan umum, serta penguasaan materi keagamaan para santri.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB itu berjalan dengan penuh semangat. Para santri dari berbagai tingkatan terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian acara dengan dukungan para guru tuo di lingkungan pesantren.


Pada awal tahun ajaran ini, Muhadarah hadir dengan format baru. Kegiatan tersebut kini dibagi menjadi tiga tingkatan, yakni Tsanawiyah untuk pemula, Aliyah untuk tingkat lanjutan, serta Takasus sebagai tingkatan khusus.

Koordinator Muhadarah PPMINI, Tuo Andika, menjelaskan bahwa perubahan sistem ini membawa dampak positif terhadap semangat santri. Menurutnya, penerapan sistem poin pada tingkat Takasus membuat para peserta lebih termotivasi.

Ia menambahkan, panitia juga menampilkan bracket poin Muhadarah di papan informasi pesantren agar seluruh santri dapat memantau perkembangan mereka. Sistem ini diharapkan mampu menciptakan suasana kompetisi yang sehat sekaligus menyenangkan.


Para santri tidak hanya berlomba untuk tampil, tetapi juga berusaha memberikan penampilan terbaik dengan materi yang lebih matang dan percaya diri di hadapan teman-teman serta para pengasuh.

Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid S.Hum, turut menyampaikan rasa haru atas pelaksanaan Muhadarah tersebut. Ia menyebut kegiatan ini merupakan program istimewa yang digagas oleh almarhum ayahnya, H. Sulkani TK Sutan, sebagai pendiri pesantren.

Ia menilai Muhadarah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter santri yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru tuo dan alumni yang terus memberikan dukungan dalam membina santri, baik dalam kegiatan mengaji maupun Muhadarah.

Menurutnya, konsistensi para pendidik menjadi kunci dalam menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan oleh pendiri pesantren agar tetap hidup dan berkembang.

Muhadarah di PPMINI tidak hanya menjadi sarana melatih kemampuan berbicara, tetapi juga mempererat ukhuwah antar santri. Dengan suasana yang kompetitif namun tetap harmonis, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan santri di masa depan.




Baca Juga