- Beranda
- Indragiri Hilir
- Penuh Khidmat, Haul Syech Abdul Qadir Al Jailani di Tempuling Dihadiri Bupati Inhil
Penuh Khidmat, Haul Syech Abdul Qadir Al Jailani di Tempuling Dihadiri Bupati Inhil
- Senin, 20 Oktober 2025 - 10:17 WIB
- Redaktur : Redaksi
HALILINTARNEWS.COM, TEMPULING — Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Herman menghadiri Haul Akbar Sulthonul Aulia Syech Abdul Qadir Al Jailani yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Majlis Ta’lim Raudatuz Zakirin. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman majlis, RT 04 Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Sabtu (18/10/2025) malam.
Ratusan jamaah memenuhi lokasi acara untuk mengikuti pembacaan manaqib, doa bersama, dan tausiah agama. Hadir pula penceramah dari Kuala Tungkal, Ustaz Fahruddin Noor, sejumlah pimpinan OPD Pemkab Inhil, Camat Tempuling, tokoh masyarakat, serta para pimpinan majelis.
Dalam sambutannya, Bupati Herman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan haul sekaligus peringatan satu dekade berdirinya Majlis Ta’lim Raudatuz Zakirin. Ia menilai, kehadiran jamaah di majelis ini merupakan bentuk undangan dari Allah SWT untuk memperkuat ukhuwah dan menambah keberkahan.
“Yang berkumpul di sini adalah orang-orang yang diundang oleh Allah. Jadi sangat bersyukur kita bisa hadir di majelis yang penuh keberkahan ini,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada pimpinan majlis atas perannya dalam membina umat dan menjaga tradisi keagamaan di tengah masyarakat. Ia menegaskan, Kabupaten Inhil yang mayoritas warganya berpegang pada ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah harus terus memperkuat nilai-nilai keislaman melalui kegiatan keagamaan.
“Kondisi di Inhil hampir 80 persen adalah Ahlussunnah wal Jama’ah. Walaupun banyak kegiatan di luar sana, kita tetap memiliki keyakinan dan kepercayaan untuk meneruskan amalan para guru kita terdahulu,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak dan keteladanan Syech Abdul Qadir Al Jailani, seorang ulama besar yang dikenal dengan kesabaran dan keikhlasannya.
“Sebelum dibacakan manaqib Syech Abdul Qadir Al Jailani, marilah kita renungkan akhlak beliau yang penuh kesabaran dan keikhlasan. Mudah-mudahan dengan berkumpulnya kita di majelis ini, di dunia kita bersama, dan di akhirat pun kita dikumpulkan bersama,” tutupnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan manaqib dan tausiah agama oleh Ustaz Fahruddin Noor, yang menyampaikan pesan penting tentang keutamaan meneladani kehidupan para wali Allah. Suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang menjadi sarana memperkuat iman, cinta kepada Allah SWT, dan silaturahmi antarjamaah.
