- Beranda
- Ekonomi Bisnis
- PLN UPP Sumbagteng 2 Laksanakan Pengamanan Tower SUTT dalam Menyambut Hari Raya Idulfitri
PLN UPP Sumbagteng 2 Laksanakan Pengamanan Tower SUTT dalam Menyambut Hari Raya Idulfitri
- Jumat, 28 Maret 2025 - 10:48 WIB
- Redaktur : Redaksi

HALILINTARNEWS.COM (PASAMAN) – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Tengah 2 (UPP Sumbagteng 2) telah melaksanakan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan keandalan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang melintasi wilayah Pasaman hingga Provinsi Riau menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H. Tindakan ini diambil sebagai bagian dari mitigasi terhadap potensi risiko alam, terutama hujan lebat yang berpotensi merusak infrastruktur vital, guna menjaga pasokan listrik tetap stabil selama perayaan.
Untuk itu, PLN UPP Sumbagteng 2 melakukan patroli intensif dan inspeksi teknis serta pemeliharaan preventif terhadap tower dan jaringan listrik di jalur transmisi yang berada pada titik strategis. Langkah pengamanan khusus juga dilakukan terhadap beberapa tower yang terancam longsor akibat curah hujan yang sangat tinggi.
Ancaman longsor ini tak hanya berisiko mengganggu sistem ketenagalistrikan di Provinsi Sumatera Barat dan Riau, namun juga bisa mempengaruhi perekonomian lokal, khususnya dengan terputusnya jalur jalan nasional yang menghubungkan kedua provinsi tersebut. Untuk menghadapinya, tim gabungan dari PT PLN (Persero) UIP SBT, UPP SBT 2, UPT Padang, dan ULTG Payakumbuh bekerja sama dengan PT Eko Jaya Cipta Mandiri (PT EJCM) melakukan penanganan yang meliputi pemasangan terpal, cerucuk, dan skur tower. Selain itu, pekerjaan engineering seperti topografi, soil investigation, dan desain DPT juga dilakukan dengan teliti demi memastikan keamanan dan keberlanjutan sistem kelistrikan.
Di jalur SUTT 150 kV Pasaman-Simpang Empat, dua tower, yakni Tower 121 dan Tower 122, juga menghadapi ancaman longsor yang dapat mengancam kestabilan kedua tower tersebut. Untuk mencegah hal tersebut, PLN telah membangun dinding penahan tanah di sekitar Tower 121 dan Tower 122.
Ancaman longsor ini berpotensi menggangu sistem ketenagalistrikan yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Pasaman dan GI Simpang Empat, yang bisa berdampak pada perekonomian Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, terutama bagi pabrik pengolahan sawit dan karet. Mengingat tantangan lokasi yang memiliki curah hujan tinggi dan adanya hewan liar di sekitar jalur, tim PLN bersama PT EJCM berhasil mengatasi hambatan-hambatan ini melalui kerjasama yang erat.
Iwan Arif, Manager PLN UPP Sumbagteng 2, mengungkapkan bahwa upaya ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya di saat beban puncak yang meningkat selama perayaan Idul Fitri.(rls)